Apa kemerdekaan itu ?. Piyantun alim mendefinisikan bahwa merdeka ialah bebas dari 'penjara keinginan'. Lha bukankah wajar manusia memiliki keinginan ?. Betul. Tapi posisinya dalam rangka ber-makmum atau mengendalikan. Kalau kita tidak mampu, maka kita terpenjara oleh setiap keinginan. Ibarat anak kecil, keinginannya harus dituruti. Saat itu juga. Jika tidak, ortunya siap-siap mendengarkan tangisannya. Harap maklum. Karena si anak ini belum tahu mana yang benar dan salah. Urusan primer atau bisa ditunda. Sangat beruntung, apabila ada ortu y ang sedikit demi sedikit 'mengerem' anaknya. Boleh jadi karena kesadaran atau memang tidak mampu menurutinya. Sederhana. Misal, ketika anak melihat makanan yang disukainya. Meskipun tidak tega. Coba praktekkan kebiasaan orang jawa masa lalu. Respon keinginan yang sifatnya konsumtif dengan mantra : 'Sesuk ae le..'. (Besok aja anakku...). Kelak ketika si anak beranjak dewasa akan menjadi pribadi yang sabar. Keing...