"Bagaimana aku harus berterima kasih kepadamu ?"
Siang malam aku memikirkanmu. Bingung. Karena tiada yang bisa kupersembahkan kepadamu.
Betapa banyak kebaikan yang telah kamu berikan kepadaku. Kasih sayangmu menuntunku agar bahagia selamanya. Tidak terpleset. Tidak salah jalan. Dalam menempuh perjalanan yang amat berliku. Jaraknya begitu jauh.
Ketika aku terpleset, dirimu dengan sabar menasehatiku. Apabila aku bingung melangkah. Saking banyaknya pilihan. Engkau hadir untuk memilihkan. Saya meyakini itu pilihan terbaik bagiku.
Kini aku mulai paham bahwa diriku kotor. Akalku lebih dominan. Itulah yang menutupi kalbuku selama ini. Dengan kemurahanmu. Engkau sucikan najis yang ada di dalam jiwaku. Bersamamu, aku yakin bisa kasyaf.
Lantas bagaimana aku harus mensyukurimu ?. Padahal Engkau tidak minta sesuatu apapun dariku. Dengan senyuman manismu, terjawab sudah pertanyaanku.
Melaluimu aku mengenalNya. Engkau menuntunku di jalan Kenabian. Maturnuwun guruku.
15 Februari 2017

Komentar
Posting Komentar